IMPLEMENTASI SISTEM PEMBELAJARAN MOVING CLASS UNTUK MENINGKATKAN PENGELOLAAN SARANA DAN PRASARANA PENDIDIKAN PADA SMP NEGERI 1 SIMPANG MAMPLAM KABUPATEN BIREUEN

  • Nurmalina IAIN Takengon
Keywords: Sistem Pembelajaran Moving Class, Sarana Prasarana Pendidikan

Abstract

Penerapan sistem pembelajaran moving class menjadikan guru bidang studi berkewajiban terhadap pengelolaan sarana dan prasarana pembelajaran dikelas bidang studi yang diampunya. Penelitian ini bermaksud untuk memahami implementasi sistem pembelajaran moving class untuk meningkatkan pengelolaan sarana serta prasarana pendidikan pada SMP Negeri 1 Simpang Mamplam Kabupaten Bireuen. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Yang menjadi subjek penelitian pada penelitian ini yaitu kepala sekolah dan wakil bidang kurikulum serta guru bidang studi. Metode penghimpunan data dengan observasi, interview serta studi dokumentasi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa penerapan sistem pembelajaran moving class di SMP Negeri 1 Simpang Mamplam adalah: (a) sarana dan prasarana pembelajaran lebih terpelihara; (b) pengadaan sarana pembelajaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan media pembelajaran masing-masing bidang studi; (c) guru bidang studi menjadi penanggung jawab sarana pembelajaran di kelasnya; (d) kerusakan sarana dan prasarana pembelajaran dapat diminimalisir; (e) guru bidang studi berusaha mewujudkan suasana kelas yang memikatĀ  dan menyenangkan dengan membuat kreasi mading, pojok baca, tempat duduk yang bervariasi, serta penyediaan map gantung untuk hasil kerja siswa dikelas tersebut, dengan harapan peserta didik merasa senang dan termotivasi dalam belajar yang pada akhirnya akan berdampak kepada peningkatan mutu SMP Negeri 1 Simpang Mamplam Kabupaten Bireuen.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Bafadal, I. (2014). Manajemen Perlengkapan Sekolah: Teori dan Aplikasinya. Jakarta: Bumi Aksara.

Basri, H., & Tatang, S. (2015). Kepemimpinan Pendidikan. Bandung: Pustaka Setia.

Daryanto. (2013). Administrasi dan Manajemen Sekolah. Jakarta: Rineka Cipta.

Direktorat Pembinaan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2019). Modul Pelatihan Penguatan Kepala Sekolah Pengelolan Sarana dan Prasarana Sekolah. Jakarta: Direktorat Pembinaan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Echols, J. E & Sadily, H. (2014). Kamus Inggris, Indonesia. I. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Hidayah, A. S., Sulistyarini, Syahrudin, H. (2013). Pengaruh Penerapan Pembelajaran Sistem Moving Class Terhadap Motivasi Belajar Siswa. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa, 2(1), 509.

https://jurnal.untan.ac.id/index.php/jpdpb/article/view/509

Jayanti, D. L. I. (2017). Implementasi Sistem Moving Class untuk meningkatkan prestasi belajar siswa di SMP Negeri Model Terpadu Bojonegoro. Jurnal Inspirasi Manajemen Pendidikan, 5(1), 21210.

https://jurnalmahasiswa.unesa.ac.id/index.php/inspirasi-manajemen-pendidikan/article/view/21210

Kadarman, AM., & Udaya, J. (1996). Pengantar Ilmu Manajemen. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Machali, I. (2018). Statistik Manajemen Pendidikan. Yogyakarta: Prodi Manajemen Pendidikan Islam dan Perkumpulan Program Studi Manajemen Pendidikan Isam (PPMPI).

Matin & Fuad, N. (2016). Manajemen Sarana dan Prasarana Pendidikan Konsep dan Aplikasinya. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Miles, M.B & Huberman, A. (2007). Analisis Data Kualitatif Buku Sumber tentang Metode-Metode Baru. Terjemahan Tjetjep Rohendi Rohisi. Jakarta: Universitas Indonesia.

Mulyasa, E. (2013). Menjadi Kepala Sekolah Profesional. Bandung: Remaja Rosda Karya.

Moleong, L. J. (2010). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Rosda Karya.

Nasrudin & Maryadi. (2018). Manajemen Sarana dan Prasarana Pendidikan Dalam Pembelajaran di SD. Jurnal Managemen Pendidikan, 13(1), 15-23.

http://journals.ums.ac.id/index.php/jmp/article/view/6363

Nurabadi, A. (2014). Manajemen Sarana dan Prasarana. Malang: Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang.

Putrielis, E. (2017). Keterkaitan Penggunaan Moving Class Dengan Motivasi Belajar dan Dampaknya Terhadap Kepuasan Belajar Ekonomi Siswa MAN 2 Model Pekanbaru. Pekbis Jurnal, 9(2), 125-139.

https://media.neliti.com/media/publications/164371-ID

Rohiat. (2010). Manajemen Sekolah Teori Dasar dan Praktik. Bandung: Refika Aditama.

Rusman. (2012). Model-model Pembelajaran Mengembangkan Profesional Guru. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Sagala, S. (2005). Konsep dan Makna Pembelajaran. Bandung: Alfabeta.

Sagala, S. (2009). Kemampuan Professional Guru dan Tenaga Kependidikan. Bandung: Alfabeta.

Sanjaya, A. (2015). Model-Model Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara.

Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D, 14th Edition. Bandung: Alfabeta.

Susanto, A. (2016). Konsep, Strategi, dan Implementasi Manajemen Peningkatan Kinerja Guru. Jakarta: Prenadamedia Group.

Syafaruddin & Nasution, I. (2005). Manajemen Pembelajaran. Ciputat: Ciputat Press.

Tim Dosen Administrasi Pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia. (2015). Manajemen Pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Undang-undang Republik Indonesia. (2003. Undang-undang Republik Indonesia No.20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Sekretaris Negara Republik Indonesia.

Usman, H. (2013). Manajemen Teori, Praktik, dan Riset Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.

Wahjosumidjo. (2013). Kepemimpinan Kepala Sekolah Tinjauan Teoritik dan Permasalahannya. Jakarata: Raja Grafindo Persada.

Published
2020-12-14
How to Cite
Nurmalina. (2020). IMPLEMENTASI SISTEM PEMBELAJARAN MOVING CLASS UNTUK MENINGKATKAN PENGELOLAAN SARANA DAN PRASARANA PENDIDIKAN PADA SMP NEGERI 1 SIMPANG MAMPLAM KABUPATEN BIREUEN. Jurnal As-Salam, 4(2), 332-344. https://doi.org/10.37249/as-salam.v4i2.206