PENINGKATAN AKSEBILITAS LAYANAN PUBLIK BAGI PENYANDANG DISABILITAS MELALUI ADAPTASI BEST PRACTICE DI SINGAPURA
DOI:
https://doi.org/10.37249/jpma.v6i1.1343Keywords:
Disabilitas, Aksebilitas, Layanan Publik, Praktik Terbaik, SingapuraAbstract
Program pengabdian ini bertujuan untuk menelusuri dan mengidentifikasi praktik terbaik aksesibilitas layanan publik bagi penyandang disabilitas di Singapura serta mengadaptasinya untuk implementasi di Indonesia. Program dilaksanakan pada tanggal 14-25 Januari 2025 yang melibatkan mahasiswa mengisi Administrasi Publik Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif-komparatif melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Hasil penelusuran menemukan bahwa Singapura telah menerapkan fitur aksesibilitas yang komprehensif meliputi infrastruktur inklusif, sistem transportasi massal yang aksesibel, integrasi teknologi asistif, dan kebijakan pendidikan inklusif. Praktik baik yang teridentifikasi meliputi: kelengkapan fasilitas khusus, rasa aman, kejelasan dan kenyamanan bagi penyandang disabilitas pada layanan publik. Program ini memberikan standardisasi layanan publik bagi penyandang disabilitas di Indonesia, pengembangan infrastruktur inklusif, sistem aksesibel transportasi, kampanye kesadaran masyarakat, dan pemanfaatan asistif teknologi. Benchmarking ini memberikan wawasan berharga bagi pembuat kebijakan untuk mengembangkan kebijakan layanan publik yang lebih inklusif di Indonesia.
References
Amnesti, S. K. W., Jundiania, Zulaichaha, S., Noh, M. S. M., & Fitriyah, L. (2023). Higher education with disabilities policy: Ensuring equality inclusive education in Indonesia, Singapore and the United States. Journal of Human Rights, Culture and Legal System, 3(3), 412–440.
Basri, S., Radiah, R., & M, A. (2022). Pemberdayaan petani aren di Desa Tompobulu Kecamatan Tompobulu dalam pembuatan gula merah menjadi komoditas usaha di era digital. JPMA: Jurnal Pengabdian Masyarakat As-Salam, 2(1), 1–9.
Batubara, M. H., Nurmalina, N., Nasution, A. K. P., Agusmawati, A., & Maharani, A. (2021). Pelatihan media sosial Instagram untuk sarana promosi ekowisata. JPMA: Jurnal Pengabdian Masyarakat As-Salam, 1(1), 1–8. https://doi.org/10.37249/jpma.v1i1.253
Chairunnisa, S., & Sulistio, E. B. (2025). Analisis peningkatan aksesibilitas pelayanan publik bagi penyandang disabilitas di Indonesia. Dialogue: Jurnal Ilmu Administrasi Publik, 7(2), 123–132. https://doi.org/10.14710/dialogue.v7i2.25542
Cut Dara Ilfa, R., Ratna, D., Batubara, M. H., & Nurmalina, N. (2023). Edukasi wawasan nusantara dan geopolitik Indonesia kepada generasi muda. JPMA: Jurnal Pengabdian Masyarakat As-Salam, 3(1), 14–18. https://doi.org/10.37249/jpma.v3i1.559
Dewi, R. K., Pramana, R. P., & Sadaly, H. (2020). Kendala mewujudkan pembangunan inklusif penyandang disabilitas. Jurnal Administrasi Publik, 16(2), 145–160.
Fathimah, K., & Apsari, N. C. (2020). Aksesibilitas sebagai bentuk kemandirian disabilitas fisik dalam mengakses fasilitas pelayanan publik ditinjau dari activity daily living. Jurnal Kolaborasi Resolusi Konflik, 2(2), 120-132.
Ferri, D. (2025). Advancing an embodied understanding of accessibility for persons with disabilities. Journal of Human Rights Practice, 17(2), 1–18. https://doi.org/10.1093/jhuman/huae049
Gumasing, M. J. J., Del Castillo, T. R. P., Palermo, A. G. L., Tabino, J. T., & Gatchalian, J. T. (2025). Enhancing accessibility in Philippine public bus systems: Addressing the needs of persons with disabilities. Disabilities, 5(2), 45–68. https://doi.org/10.3390/disabilities5020045
Hanjarwati, A., Suprihatiningrum, J., & Aminah, S. (2019). Persepsi penyandang disabilitas di Sulawesi Tenggara. Jurnal Sosiologi Reflektif, 13(2), 379–404. https://doi.org/10.14421/jsr.v13i2.1625
Patton, M. Q. (2015). Qualitative research & evaluation methods: Integrating theory and practice (4th ed.). SAGE Publications.
Rambea, R. D., & Dompak, T. (2024). Inklusivitas dan transportasi umum (Studi kasus: Jakarta dan Singapura). Prosiding Seminar Nasional Ilmu Sosial dan Teknologi (SNISTEK), 6, 419–424.
Republik Indonesia. (2016). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 69.
Saputra, N. (2016). Aksesibilitas bagi penyandang disabilitas ditinjau dari Pasal UU Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas. Jurnal Hukum, 8(2), 156–174.
Sukri, S., Kasih, D., Afriyani, M. P., Rinawati, R., Efendi, S., Saputra, E., & Era, N. (2023). Sosialisasi dan pemetaan potensi desa sebagai arah pembangunan yang berkelanjutan. JPMA: Jurnal Pengabdian Masyarakat As-Salam, 3(1), 19–27.
Sulistyowati, E., & Pramono, T. (2022). Perspektif penyandang disabilitas dalam penelitian partisipatif: Dari objek ke subjek. Jurnal Disability Studies Indonesia, 7(2), 134–151.
Sumiati, I., & Indrianie, M. (2024). Pelayanan publik yang inklusif bagi penyandang tunanetra dalam penggunaan guiding block di Kota Bandung. Jurnal Ilmu Administrasi Negara, 12(1), 125–131.
Zen, L. F., Rachim, H. A., & Apsari, N. C. (2024). Penggunaan teknologi asistif: Peningkatan kemandirian penyandang disabilitas fisik. Share: Social Work Journal, 14(2), 135–147.
Zulkenedi, Z., Yuliandri, Y., Zetra, A., & Putri, I. A. (2023). Kebijakan publik dan penyandang disabilitas di Indonesia: Tantangan dan alternatif kebijakan. Konferensi Nasional Ilmu Administrasi, 7(1), 215–221.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Muhammad Rais Rahmat Razak, Sofyan Sofyan, Jamaluddin Ahmad, Ahmad Mustanir, Rasdiana Mustapa, Rustan Rustan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


