PENCEGAHAN STUNTING BERBASIS EDUKASI KESEHATAN DAN LINGKUNGAN PADA REMAJA, IBU HAMIL, DAN KELUARGA DI DESA SUKACAI
DOI:
https://doi.org/10.37249/jpma.v6i1.1618Kata Kunci:
Pencegahan Stunting, Promosi Kesehatan, Pendidikan Lingkungan, PKM, Kesehatan PedesaanAbstrak
Stunting masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat yang berdampak pada kualitas pembangunan sumber daya manusia, khususnya di wilayah pedesaan. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran mengenai pencegahan stunting pada remaja, ibu hamil, keluarga, serta kader kesehatan desa di Desa Sukacai melalui pendekatan edukasi terpadu berbasis kesehatan dan lingkungan. Kegiatan ini melibatkan 40 peserta yang terdiri dari 19 remaja, 8 ibu hamil, 10 ibu dengan balita, dan 3 kader kesehatan desa, dengan metode pembelajaran partisipatif dan dialogis. Evaluasi dilakukan menggunakan observasi terstruktur, checklist partisipasi, dan sesi refleksi akhir. Hasil menunjukkan bahwa 70% peserta terlibat aktif dalam diskusi, dan 78% peserta berada pada kategori pemahaman tinggi berdasarkan kemampuan menjelaskan kembali faktor risiko dan langkah pencegahan stunting. Kegiatan ini juga berhasil mengklarifikasi miskonsepsi terkait imunisasi, gizi ibu hamil, dan praktik sanitasi. Keunikan program ini terletak pada pendekatan terpadu multi-target yang melibatkan remaja, ibu hamil, dan keluarga secara simultan sebagai satu sistem pencegahan stunting berbasis komunitas. Model ini menekankan sinergi lintas fase kehidupan sebagai strategi promotif yang lebih berkelanjutan dibandingkan pendekatan parsial dan berpotensi direplikasi pada wilayah pedesaan dengan karakteristik serupa.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Ghea Farmaning Thias Putri, Dwi Widyawati, Rifdah Hanifah, Nabila Aulia Tsaqifah, Ainina Al Shadrina Shadrina

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


