PENDAMPINGAN MATEMATIKA OMI BERBASIS MODEL SOKM BAGI SISWA MADRASAH ALIYAH

Penulis

  • Leni Agustina Daulay Institut Agama Islam Negeri Takengon, Indonesia
  • Bettri Yustinaningrum UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Indonesia
  • Muhammad Rijali Rais Institut Agama Islam Negeri Takengon, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.37249/jpma.v6i2.1688

Kata Kunci:

Olimpiade Matematika Madrasah, Pendampingan Intensif, Scaffolding

Abstrak

Olimpiade Matematika Madrasah Indonesia (OMI) menuntut penguasaan matematika tingkat lanjut yang jauh melampaui kurikulum reguler Madrasah Aliyah (MA). Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Aceh Tengah menghadapi ketiadaan tenaga ahli yang mampu membimbing siswa menghadapi OMI, sehingga meminta bantuan dosen Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Takengon. Kegiatan pengabdian ini berupa pelatihan matematika olimpiade intensif selama enam hari penuh (08.00–16.00), dengan total 48 jam pembelajaran, yang diikuti oleh siswa terpilih dari Madrasah Aliyah Negeri (MAN) dan Madrasah Aliyah Swasta (MAS) di Kabupaten Aceh Tengah berjumlah 15 siswa. Setiap hari menggabungkan penyampaian materi konseptual, pembahasan soal terbimbing, dan diskusi soal-soal OMI tahun-tahun sebelumnya, mencakup topik teori bilangan, kombinatorik, aljabar lanjut, geometri olimpiade, dan strategi pemecahan masalah. Penyampaian materi mengacu pada model Scaffolding Olimpiade Kontekstual Madrasah (SOKM) yang mengintegrasikan pendekatan scaffolding bertahap dengan kontekstualisasi berbasis kurikulum madrasah. Data dikumpulkan melalui catatan lapangan terstruktur yang diisi setiap hari dan dianalisis secara deskriptif kualitatif. Pelatihan berjalan dengan baik, dengan peserta aktif terlibat pada seluruh topik dan menunjukkan kepercayaan diri yang semakin meningkat dalam menghadapi soal non-rutin pada sesi-sesi akhir. Kegiatan ini mendemonstrasikan peran strategis PTKIN dalam mengisi kesenjangan tenaga pembina olimpiade matematika di lingkungan madrasah daerah.

Referensi

Anghileri, J. (2006). Scaffolding practices that enhance mathematics learning. Journal of Mathematics Teacher Education, 9(1), 33–52. doi:10.1007/s10857-006-9005-9

Arnellis, A., Jamaan, E., Nasution, M., & Ahmad, D. (2018). Olympiad material development for improving teacher professionalism MGMP SMP Regency of Agam West Region. Pelita Eksakta, 1(1), 43–48. doi:10.24036/pelitaeksakta/vol1-iss1/13

Barbeau, E. J., & Taylor, P. J. (Eds.). (2009). Challenging mathematics in and beyond the classroom (Vol. 12). New York, NY: Springer. doi:10.1007/978-0-387-09603-2

Daulay, L. A. (2022). Pengaruh pendekatan contextual teaching and learning terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa. OMEGA: Jurnal Keilmuan Pendidikan Matematika, 1(3), 45–53. https://doi.org/10.47662/jkpm.v1i3.371

Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Kementerian Agama Republik Indonesia. (2025). Petunjuk teknis Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tahun 2025. Jakarta, Indonesia: Kementerian Agama Republik Indonesia.

Epifantsev, K. V. (2024). Modern methods of preparing contestants for the International Olympiad on Standardization in the Republic of Korea. Izvestiya of the Samara Science Centre of the Russian Academy of Sciences. Social, Humanitarian, Medicobiological Sciences, 26(95), 39–44. doi:10.37313/2413-9645-2024-26-95-39-44

Hidayat, W., & Sariningsih, R. (2018). Kemampuan pemecahan masalah matematis dan adversity quotient siswa SMP melalui pembelajaran open ended. Jurnal Nasional Pendidikan Matematika, 2(1), 109–118. doi:10.33603/jnpm.v2i1.1027

Lerman, S. (2001). Cultural, discursive psychology: A sociocultural approach to studying the teaching and learning of mathematics. Educational Studies in Mathematics, 46(1–3), 87–113. doi:10.1023/A:1014031004990

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook (2nd ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Muzayanah, U., Santoso, A. G., Saimroh, & Fauzah, T. I. (2023). Strengthening students' scientific literacy through scientific coaching programs. International Journal of Evaluation and Research in Education, 12(3), 1467–1476. doi:10.11591/ijere.v12i3.25206

Polya, G. (1957). How to solve it (2nd ed.). Princeton, NJ: Princeton University Press.

Schoenfeld, A. H. (1992). Learning to think mathematically: Problem solving, metacognition, and sense making in mathematics. In D. A. Grouws (Ed.), Handbook of research on mathematics teaching and learning (pp. 334–370). New York, NY: Macmillan.

Stacey, K. (2005). The place of problem solving in contemporary mathematics curriculum documents. Journal of Mathematical Behavior, 24, 341–350. doi:10.1016/j.jmathb.2005.09.004

Stockton, J. C. (2010). Education of Mathematically Talented Students in Hungary. Journal of Mathematics Education at Teachers College, 1(2), 1–6. https://search.proquest.com/docview/1826536559?accountid=27428

Sudrajat, S., Rifqia, F. A., Ardiyamti, T. R., & Sulistyowati, I. (2025). Pembinaan Olimpiade Sains Nasional (OSN) Bidang Studi Matematika di SMP Islam Ta’allumul Huda Bumiayu. Jurnal Pengabdian Masyarakat : BAKTI KITA, 6(2), 39–48. https://doi.org/10.52166/baktikita.v6i2.10059

Surya, E., Putri, F. A., & Mukhtar. (2017). Improving mathematical problem-solving ability and self-confidence of high school students through contextual learning model. Journal on Mathematics Education, 8(1), 85–94. doi:10.22342/jme.8.1.3324.85-94

Teleuca, M., & Sali, L. (2025). Program for preparing high school students for school competitions and Olympiads in mathematics. Acta et Commentationes, Sciences of Education, 42(4), 63–74. doi:10.36120/2587-3636.v42i4.63-74

Umbara, H. D. A. D., Ningrum, Y. J., Rachmi, C. N., Bulubaan, S., Syaputra, M. R., Putri, N., Rahmatin, T., Jupri, A., & Kusnandi, K. (2025). Penguatan kemampuan berpikir matematis untuk olimpiade matematika. PAKEM: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 109–120. doi:10.30598/pakem.5.2.109-120

Indonesia. (2012). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi

Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher mental processes. Cambridge, MA: Harvard University Press.

Wood, D., Bruner, J. S., & Ross, G. (1976). The role of tutoring in problem solving. Journal of Child Psychology and Psychiatry, 17(2), 89–100. doi:10.1111/j.1469-7610.1976.tb00381.x

Diterbitkan

2026-07-21

Cara Mengutip

Daulay, L. A., Yustinaningrum, B., & Rais, M. R. . (2026). PENDAMPINGAN MATEMATIKA OMI BERBASIS MODEL SOKM BAGI SISWA MADRASAH ALIYAH. JPMA - Jurnal Pengabdian Masyarakat As-Salam, 6(2), 135–144. https://doi.org/10.37249/jpma.v6i2.1688